Synchronize Fest 2017 (Day 3) – Dansa Akhir Pekan

Intro.

“NAIF!”, “THE UPSTAIRS!”, dua band kesukaan gw ini sebentar lagi akan akan main dihari ketiga. Seseneng itu gw. Bisa dibilang semacam nostalgia. Terakhir gw nonton mereka itu pas jaman gw SMA dibeberapa pensi yang waktu itu lagi menjamur diselenggarakan oleh sekolah-sekolah di Jakarta.

Ditulisan gw kali ini, gw ga mau banyak ngalor ngidul bercerita. Gw mau fokus menceritakan pengalaman gw menonton dua band yang gw sebutkan diatas di Synchronize Fest 2017 hari ketiga ini.

Hari Ketiga.

Ga seperti hari pertama dan kedua, kondisi Gambir Expo hari ketiga ini rame banget. Jauh banget lebih rame, sampe-sampe ketika lagi jalan lurus itu ada aja insiden hampir nabrak orang yang melintas di depan gw. Ritme langkah kaki yang selama dua hari ini teratur menjadi sedikit tersendat karena terhalang ramainya orang.

Hari ini orang-orang yang datang lebih beragam. Dari pasangan suami istri membawa stroller berisi anak bayinya sampai remaja tanggung yang pusarnya dipamerin kemana-mana. Semua kalangan hadir hari ini.

Asumsi gw, orang yang ogah beli tiket 3 hari langsung, pasti akan lebih memilih beli satu tiket saja dan akan memilih hari minggu. Karena kalau hanya beli dua tiket satuan, harganya lebih mahal dari tiket tiga hari. Dipilih hari minggu karena lebih banyak artis-artis yang sudah lama dikenal manggung hari ini.

Endah N Rhesa (District)

17.50
Hari ketiga ini karena satu dan lain hal gw ga bisa bawa mobil. Jadi gw janjian ketemu di TKP sama Dini dan adiknya. Gw sampe duluan di TKP. Karena dua band kesukaan gw yang gw sebutkan tadi belum main, gw masih bersantai aja duduk lesehan di District Stage – sekalian mau nonton Endah N Rhesa juga.

Endah N Rhesa official website

Pertama kali gw tau Endah N Rhesa itu ketika mereka jadi Guest Star di acara penutupan ospek kampus gw dulu. Endah N Rhesa terkenal dengan aksi panggung mereka yang atraktif. Bergantian bertukar melodi bass dan gitar, menyilangkan alat sambil bertukar main (Endah main bass nya Rhesa dan Rhesa memainkan gitarnya endah tanpa benar-benar bertukar, hanya disilangkan saja) dan sambil melakukan gerakan dansa yang romantis.

Pada waktu acara penutupan ospek itu, gw tahu mereka belom menikah. Waktu itu ada pertanyaan dari temen mahasiswa baru kepada mereka, “Kalian pacaran atau gimana sih?”. Hanya dijawab tawa oleh mereka berdua. Kemudian nggak lama setelah itu, mereka resmi menikah.

Endah N Rhesa on Wiki

Tiba waktunya mereka naik panggung. Lagu pertama yang waktu itu mereka bawakan yaitu Living with Pirate dari album pertama mereka yang bertajuk Nowhere to Go. Album Nowhere to Go nya ini lumayan booming dulu, apalagi lagunya When You Love Someone yang beberapa kali diputar di radio-radio pada waktu itu.

Setelah selesai lagu itu, aksi panggung mereka dimulai. Berbalas melodi bak berbalas pantun ala betawi, kemudian dilanjutkan dengan solo bass oleh Rhesa sambil diikuti oleh senandung Rhesa di mic dengan nada yang sama. Setelah selesai kemudian tepuk tangan dan keriuhan penonton menggema tanda apresiasi terhadap penampilan mereka.

[800x600]IMG_20171008_182725
Endah N Rhesa on District Stage

Naif (Dynamic)

20.15
Setelah nonton Endah N Rhesa (walaupun ga sampe selesai) gw memutuskan untuk ketemuan dengan Dini. Sempet nonton Agrikulture barengan, lalu kemudian nemenin Dini ngantri beli mie instant – sambil menunggu Naif.

Gw nggak begitu ingat kapan pertama kali gw denger Naif, yang pasti pada waktu itu mereka viral sekali dengan lagu hits pertama mereka (yang setahu gw) yaitu Posesif. Bermodalkan musik yang sangat unik dan video klip yang agak nyeleneh itu – menampilkan transgender bergaya Marilyn Monroe yang berlari-lari dijalanan – mereka berhasil melejit naik di blantika musik Indonesia.

Naif on Wiki

Lagu pertama yang mereka bawakan adalah Piknik 72. Gw agak maju sedikit kearah penonton yang lain untuk sing along, ga sampe maju banget karena masih nungguin Dini lagi makan lesehan. Ga berapa lama setelah Dini selesai makan, gw dan Dini menceburkan diri ke lautan penonton. Niatnya mau sampe tengah, tapi karena sangking banyaknya manusia waktu itu akhirnya kami menyerah hanya sampai beberapa baris dari lapisan terluar.

Jeda satu-dua lagu, akhirnya lagu yang gw tunggu-tunggu dimainkan juga: Karena Kamu Cuma Satu. Gw personally suka banget lagu ini. Romantis tapi nggak menye, centil tapi nggak norak, begitulah kesan gw terhadap lagu ini.

Lagu ini sering banget bikin gw senyum-senyum sendiri, kadang karena mikirin seseorang sambil denger lagu ini, kadang karena selentingan liriknya yang bikin adem, pokoknya lagu ini sebegitunya bikin gw hepi.

Karena Kamu Cuma Satu on youtube

Lagu-lagu selanjutnya yang gw tau seperti, Air dan Api, Posesif, Benci Untuk Mencinta silih berganti dimainkan. Gw yang selalu ikut nyanyi udah mulai serak teriak-teriak. Aksi David membuka dan melempar baju dilanjut dengan selfie bareng dengan penonton menjadi penutup kegembiraan malam itu di Dynamic Stage.

Gw dan Dini pelan tapi pasti berjalan menembus bubaran panggung Naif menuju Lake Stage tempat The Upstairs manggung, yang sayup-sayup udah kedengeran dari kejauhan.

[800x600]IMG_20171008_201813
Naif on Dynamic Stage

The Upstairs (Lake Stage)

21.10
Setelah kami berhasil menembus kerumunan orang, akhirnya kami sampai di Lake Stage. The Upstairs sudah naik panggung dan sedang membawakan salah satu lagunya dari album Energy, Dansa Akhir Pekan. Lagunya yang bernuansa anak SMA tidak membuat gw jingkrak jingkrak kesenangan sambil sesekali nostalgia ketika gw nonton mereka dulu ketika masih sekolah.

Matraman on Youtube

Gw pertama kali denger The Upstairs ketika SMA. Lagu mereka yang pertama kali gw tau itu Matraman. Pertama kali denger di handphone temen, langsung suka dan langsung bluetooth ke handphone sendiri buat didengerin berkali-kali. Gw kemudian beli albumnya yang bertajuk Energy dan sebahagia itu bisa mendengarkan musik mereka full satu album.

The Upstairs on Wiki

Gw ngajak dini untuk agak lebih dekat dengan panggung, hampir bersamaan dengan dimulainya lagu Disko Darurat kemudian disambung dengan Gadis Gangster. Setelah selesai Gadis Gangster, kami kemudian mundur kebelakang untuk cari tempat duduk karena badan udah capek nonstop dari Naif tadi. Ketika kami duduk kemudian mereka membawakan lagu Terekam Tak Pernah Mati, sebagai lagu penutup panggung mereka saat itu.

Disko Darurat, Gadis Gangster dan Terekam Tak Pernah Mati on youtube

Setelah selesai The Upstairs, petualangan kami dari panggung ke panggung di Syncrhonize Fest 2017 ini resmi selesai. Niat gw pengen nonton Slank terpaksa harus gw urungkan karena terdesak jadwal Commuter Line yang mencekik jam malam gw. Gw, Dini dan Adiknya menuju pintu keluar, menuju stasiun kemudian pulang.

[800x600]IMG_20171008_213024
The Upstairs on Lake Stage

Outro.

Hasrat jelajah dan nostalgia musik lintas genre akhirnya terlampiaskan dengan baik di Synchronize Fest 2017 ini. Event ini buat gw bukan hanya sekedar acara musik, tapi juga merupakan sebuah tempat pelarian yang sempurna dari kesibukan gw setiap harinya.

Synchronize Fest 2017 ini menjadi sebuah kebahagiaan fisikal sekelebat namun tertancap dengan sempurna diingatan, bak potongan-potongan rekaman visual yang secara otomatis terputar kembali di hari-hari berikutnya, bahkan sampai tulisan ini dibuat dan dilayangkan.

Terima kasih buat semua orang yang mengusahakan event ini bisa terselenggara dan berakhir dengan sempurna, buat Dini dan adiknya dan buat semua pekerja musikal yang berhasil mematahkan cemoohan orang tentang mereka dengan mendulang kesuksesan diatas panggung. Bila Tuhan mengizinkan, semoga kalian semua masuk surga tertinggi karena membawakan kebahagian yang begitu besar kepada kami yang berada diluar panggung.

[800x600]IMG_20171007_180810_2 copy
Synchronize Fest 2017, Sayonara!

Sekejap buyar peta otakku. Menancap tegas citra terbaru. – Sekelebat Menghilang by The Upstairs

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: