Kereta Terakhir

Stasiun Palmerah. Aku baru saja melewatkan keretaku, pintunya tepat menutup didepan wajahku. “Hah.. Sudah lari capek-capek.” Gumamku kesal. Aku terpaksa menunggu kereta selanjutnya, setengah jam lagi, kereta terakhir. Aku kemudian mencari tempat duduk, bahuku pegal menyandang tas berisi laptop yang selalu kubawa ke kantor. Aku memilih duduk disebuah kedai roti yang tersedia tepat dibawah tangga... Continue Reading →

Advertisements

Powered by WordPress.com.

Up ↑