September Ceri(t)a

Intro Ga berasa udah bulan september lagi. Gw pernah denger sebuah teori (atau candaan?) bahwa bulan September itu kalo ibarat sebuah hari dalam seminggu itu berarti hari sabtu. Ibarat mingguan, september itu berarti weekend. Berarti september mestinya jadi bulan yang ceria, seceria kita kalo lagi malam minggu. Mestinya. Mungkin salah satu alasan kenapa ada lagu... Continue Reading →

Advertisements

Smartphone tanpa media sosial, bisa?

Turning Point. Generasi milenium sekarang identik dengan nunduk. Turun dari motor nunduk, ngerokok sambil nunduk, kerja depan laptop diselingi nunduk, biar ga awkward berdua doang sama orang di lift nunduk, semuanya nunduk mantengin smartphone masing masing. Iya kalo memang ada perlu nya (cek email kantor, koordinasi kerjaan dengan grup kantor, email dosen pembimbing, janjian bimbingan... Continue Reading →

“Pacar Lo Masih Perawan?”

B: "Masih kok." A: "Oya? Tau darimana?" B: "Dia bilang sendiri sama gw ketika gw tanya kok, dan gw yakin dia jujur." A: "Hm, okay.." *** Sebelum masuk ke dunia keperawanan, alasan gw nulis ini bukan karena mau pamer kalo pacar gw perawan ditengah-tengah merajalelanya pergaulan bebas para milenial via aplikasi bernama Tinder. Iya, sorry... Continue Reading →

Surat Untuk Risty #2

Dear Risty, Siang ini, di kubikal kantorku, aku menuliskan ini padamu. Beberapa kata rindu untukmu. Sudah berapa lama kita tidak bertemu? Tiga hari yang lalu? Karena entah kenapa aku rindu kamu, serindu itu. Aku rindu kamu, Ris. Rindu senyummu, tawamu, tatapanmu, cara bicaramu, rindu semua tentangmu. Aku rindu senyummu ketika menaiki mobilku, setelah seminggu tak... Continue Reading →

Merdekakah Kami?

17 Agustus 2017. 72 tahun Indonesia merdeka. Indonesia sudah menua, tapi tetep lebih muda dari umur negara-negara barat sana yang lebih dulu merdeka dan terus berjalan maju. Merdeka adalah hasil perjuangan. Bukan sebatas pemikiran, sebuah pemberian, apalagi berharap takdir tuhan. Merdeka secara harfiah menurut KBBI adalah 1.bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan sebagainya); berdiri sendiri 2.tidak... Continue Reading →

Surat Untuk Risty #1

Dear Risty, Diiringi kumandang adzan maghrib, ditemani oleh rokok kecil tipisku, aku menulis surat ini kepadamu. Kepadamu yang selalu aku sayangi. Terlepas dari semua yang telah terjadi. Terlepas dari semua yang akan terjadi nanti. Terlepas dari manis-pahit akhir cerita kita ini. Aku jatuh cinta sama kamu. bukan hanya karena fisikmu, tapi lebih karena kecerdasanmu, kedewasaanmu,... Continue Reading →

Wahai Anda

Wahai Anda. Yang mengaku pemimpin kami. Yang semestinya kami tinggikan derajatnya. Yang semestinya kami patuhi setiap keputusannya. Yang semestinya kami segani karena wibawanya. Sampai kapan? Anda tertawa diatas perjuangan kami? Anda bersenang-senang diatas kesakitan kami? Anda menyiksa kami dengan berbagai macam keputusan unik Anda yang lebih banyak mudaratnya?

aku. kamu.

aku. kamu. coretan abstrak yang tak sengaja mecapai satu titik temu. titik temu berjuta visi dan opsi. titik mula sebuah cerita. titik akhir variabel tak hingga. aku. kamu. tentang kesamaan arah dan tujuan. tentang kesamaan relasi traumatis. tentang kesamaan hancurnya kepercayaan. tentang kesamaan runtuhnya cita cita. tentang kesamaan harapan masa depan. aku. kamu. adalah gelak... Continue Reading →

Nostalgila Twitter

.Intro Post ini adalah post Tutorial (ala-ala) pertama gw selama gw bikin blog - ya walaupun blog blog gw yang dulu ga pernah terurus sampe akhirnya punah lupa password nya 😀 - so semoga post ini bisa membantu membuat hidup kalian menjadi lebih ceria 😀 Setiap buka laptop, gw pasti login blog, email dan Twitter.... Continue Reading →

Powered by WordPress.com.

Up ↑