Surat Untuk Risty #3

Halo Risty, Ketika kamu merasa takut, merasa tidak aman, maka percayalah, kamu tidak sendirian, karena aku juga merasakannya. Tapi bukankah serasa itu baik? Bukankah dengan persamaan ini kita semakin kuat untuk menghadapinya bersama-sama? Aku yakin kita dapat mengambil pelajaran dari kejadian-kejadian yang terjadi kemarin, kejadian yang dapat menjadikan kita berdua lebih dewasa lagi dalam segala... Continue Reading →

Advertisements

Surat Untuk Risty #2

Dear Risty, Siang ini, di kubikal kantorku, aku menuliskan ini padamu. Beberapa kata rindu untukmu. Sudah berapa lama kita tidak bertemu? Tiga hari yang lalu? Karena entah kenapa aku rindu kamu, serindu itu. Aku rindu kamu, Ris. Rindu senyummu, tawamu, tatapanmu, cara bicaramu, rindu semua tentangmu. Aku rindu senyummu ketika menaiki mobilku, setelah seminggu tak... Continue Reading →

Surat Untuk Risty #1

Dear Risty, Diiringi kumandang adzan maghrib, ditemani oleh rokok kecil tipisku, aku menulis surat ini kepadamu. Kepadamu yang selalu aku sayangi. Terlepas dari semua yang telah terjadi. Terlepas dari semua yang akan terjadi nanti. Terlepas dari manis-pahit akhir cerita kita ini. Aku jatuh cinta sama kamu. bukan hanya karena fisikmu, tapi lebih karena kecerdasanmu, kedewasaanmu,... Continue Reading →

Powered by WordPress.com.

Up ↑